Apa yang Dimaksud dengan Cut Off Angle (Sudut Potong Cahaya) pada Armatur Lampu
Sudut potong cahaya (cut off angle) pada armatur lampu adalah sudut tempat cahaya yang dipancarkan dari armatur diarahkan dan dikendalikan. Sudut ini diukur dari titik terendah ke atas, antara sumbu vertikal dan baris pertama tempat sumber cahaya telanjang (lampu) tidak terlihat. Sudut potong cahaya membantu menentukan tingkat kesilauan dan kenyamanan visual yang dihasilkan oleh armatur lampu.
Dapatkan Inspirasi dari Portofolio Sensor Gerak Rayzeek.
Tidak menemukan yang Anda cari? Jangan khawatir. Selalu ada cara alternatif untuk menyelesaikan masalah Anda. Mungkin salah satu portofolio kami dapat membantu.
Illuminating Engineering Society (IES) mendefinisikan armatur cutoff memiliki ambang batas intensitas tertentu pada atau di atas sudut tertentu. Sebagai contoh, armatur lampu full cutoff secara penuh menghalangi cahaya agar tidak dipancarkan di atas bidang horizontal, sehingga meminimalkan polusi cahaya dan mengurangi kesilauan. Di sisi lain, armatur lampu semi cutoff memungkinkan sejumlah kecil cahaya dipancarkan di atas bidang horizontal, menciptakan keseimbangan antara mengendalikan kebocoran cahaya dan menyediakan distribusi cahaya ke atas. Terakhir, armatur lampu noncutoff tidak memiliki batasan pada distribusi cahaya, sehingga memancarkan cahaya ke segala arah.
Sudut potong cahaya spesifik beserta variasinya dapat berbeda-beda tergantung pada aplikasi dan standar pencahayaan. Armatur lampu yang berbeda mungkin memiliki sudut potong cahaya yang berbeda berdasarkan desain dan peruntukan penggunaannya.
Mencari Solusi Hemat Energi Berbasis Gerakan?
Hubungi kami untuk sensor gerak PIR lengkap, produk hemat energi yang diaktifkan oleh gerakan, sakelar sensor gerak, serta solusi komersial Okupansi/Vakansi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa Definisi Armatur Lampu Cut Off
Armatur lampu cut off, yang juga dikenal sebagai armatur cutoff, adalah jenis armatur pencahayaan yang memiliki distribusi cahaya spesifik. Pada jenis armatur ini, intensitas cahaya (candlepower) tidak melebihi 2,5% dari output lumen awal terukur lampu pada sudut 90 derajat di atas nadir. Selain itu, nilainya tidak melebihi 10% dari output lumen awal terukur lampu pada sudut vertikal 80 derajat di atas nadir.
Apa Arti Full Cut Off
Full cut-off mengacu pada kondisi di mana cahaya yang dipancarkan dari armatur tidak meluas melampaui bagian bawahnya.
Apa Perbedaan Antara Semi-Cutoff dan Full Cutoff
Lampu dinding (wall pack) tradisional mendistribusikan cahaya ke segala arah, sedangkan lampu dinding semi-cutoff mengarahkan cahaya ke bawah dan ke luar. Di sisi lain, lampu dinding full cutoff membatasi distribusi cahaya hanya ke bagian bawah armatur lampu. Lampu dinding full cutoff dirancang untuk mematuhi peraturan langit gelap (dark sky) serta secara efektif meminimalkan kebocoran cahaya dan polusi cahaya.
Apa Itu Sudut Potong Cahaya (Cut Off Angle)
Sudut potong cahaya (cut-off angle) mengacu pada sudut di mana sumber cahaya telanjang tidak lagi terlihat, diukur dari titik terendah antara garis vertikal dari pusat lampu yang ditarik ke tanah dan garis pandang pertama.
Mengapa Armatur Terperisai Penuh Direkomendasikan
Armatur terpelindung penuh (fully shielded) dirancang sedemikian rupa sehingga sumber cahaya tidak terlihat oleh orang atau satwa liar di sekitarnya. Dengan menggunakan pencahayaan terpelindung penuh, Anda dapat secara efektif mencegah cahaya menerobos ke properti tetangga Anda, serta meminimalkan kesilauan dan pendaran langit (skyglow).
Apa Itu Armatur Lampu Terpelindung Penuh (Fully Shielded)
“Terpelindung penuh” (fully shielded) mengacu pada armatur lampu yang dirancang untuk memastikan sinar cahaya yang dipancarkan, baik langsung dari lampu maupun tidak langsung dari armatur, diarahkan ke bawah di bawah bidang horizontal. Pelindungan ini dicapai dengan menempatkan titik terendah pada armatur tempat cahaya dipancarkan di bawah bidang ini.








