What is Silica
Silica is a group of minerals primarily composed of silicon dioxide (SiO2). It is a term used to describe a variety of minerals that are commonly utilized in the production of lighting fixtures and components. Silica minerals, such as quartz, tridymite, cristobalite, and opal, are abundant in the Earth’s crust, comprising approximately 26 percent of its weight.
Mencari Solusi Hemat Energi Berbasis Sensor Gerak?
Hubungi kami untuk sensor gerak PIR lengkap, produk hemat energi berbasis sensor gerak, sakelar sensor gerak, serta solusi komersial Occupancy/Vacancy.
Silica is valued in the lighting industry for its unique properties, including its high melting point, excellent thermal stability, and transparency to visible light. These characteristics make it suitable for various lighting applications, such as lamp envelopes, lenses, and optical fibers. Additionally, silica can exist in non-crystalline forms, such as vitreous silica or glassy silica, which possess glass-like properties.
While silica minerals are widely used in the lighting industry, the specific applications and uses may vary. Silica’s abundance and desirable properties make it a versatile material for creating lighting components that meet the industry’s requirements for durability, heat resistance, and light transmission.
Mungkin Anda Tertarik Dengan
- Ceiling-mounted PIR occupancy sensor dengan output dry-contact relay
- Suplai tegangan rendah 12/24VDC atau 12/24VAC
- Kontak relai terisolasi COM, NO, dan NC untuk input EMS, HVAC, dan kontrol gedung
- Low-voltage DC recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- Input 12 VDC / 24 VDC dengan rentang 10-30 VDC
- Arus kerja maks 10A dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Higher-load recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 10A
- Penginderaan gelombang mikro 5.8 GHz dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Recessed ceiling-mounted microwave motion sensor switch
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 5A
- Penginderaan gelombang mikro 5.8 GHz dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer untuk daya 220V
- Arus kerja maksimum 3A dengan beban pengenal 660W
- Tombol LUX mengontrol ON/OFF sensor cahaya dan kecerahan peredupan yang diatur pengguna
- Ceiling-mounted RZ037 PIR occupancy sensor dimmer untuk daya 110V
- Arus kerja maksimum 3A dengan beban pengenal 330W
- Tombol LUX mengontrol ON/OFF sensor cahaya dan kecerahan peredupan yang diatur pengguna
- Sakelar sensor gerak gelombang mikro plafon DC tegangan rendah
- Input 12 VDC / 24 VDC dengan rentang 10-30 VDC
- Arus kerja maks 10A dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Sakelar sensor gerak gelombang mikro plafon beban lebih tinggi
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 10A
- Penginderaan gelombang mikro 5.8 GHz dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Sakelar sensor gerak gelombang mikro plafon
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 5A
- Penginderaan gelombang mikro 5.8 GHz dengan waktu tunda (time delay), ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Sakelar sensor gerak PIR tanam plafon DC tegangan rendah
- Input 12 VDC / 24 VDC dengan rentang 10-30 VDC
- Arus kerja maks 10A dengan jeda waktu, ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Sakelar sensor gerak PIR tanam plafon beban lebih tinggi
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 10A
- Deteksi 360 derajat dengan jeda waktu, ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Sakelar sensor gerak PIR tanam plafon
- Input tegangan jala-jala 100-265 VAC, model 5A
- Deteksi 360 derajat dengan jeda waktu, ambang batas Lux, dan sensitivitas yang dapat disesuaikan
- Kit penerima dan sakelar nirkabel untuk kontrol pencahayaan ON/OFF dalam ruangan
- Penerima 100-230VAC, 50/60Hz dengan arus nominal 5A
- Sakelar nirkabel bertenaga CR2032 dengan komunikasi 2.4GHz
- Okupansi (Auto-ON/Auto-OFF)
- 12–24V DC (10–30VDC), hingga 10A
- Cakupan 360°, diameter 8–12 m
- Jeda waktu 15 dtk–30 mnt
- Sensor cahaya Mati/15/25/35 Lux
- Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
- 100–265V AC, 10A (diperlukan kabel netral)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Jeda waktu 15 dtk–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- Mode okupansi Auto-ON/Auto-OFF
- 100–265V AC, 5A (diperlukan kabel netral)
- Cakupan 360°; diameter deteksi 8–12 m
- Jeda waktu 15 dtk–30 mnt; Lux MATI/15/25/35; Sensitivitas Tinggi/Rendah
- 100V-230VAC
- Jarak Transmisi: hingga 20m
- Sensor gerak nirkabel
- Kontrol berkabel
- Tegangan: 2x Baterai AAA / 5V DC (Micro USB)
- Mode Siang/Malam
- Jeda waktu: 15mnt, 30mnt, 1j (bawaan), 2j
- Adaptor daya colokan Inggris